Pagi ini, saya dapat panggilan tugas
meliput kegiatan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung
(FEB-Unila). Waduh, agak malas sih,
kan hari ini, Kamis (21/9/2017), bertepatan dengan 1 Muharram 1839 Hijriyah,
tugas kantornya sebenarnya libur, tapi ya namanya service prima kepada klien dan nasa sumber, harus menjalankan tugas sebaik mungkin,hehehe.
Begitu sampai di lapangan serba guna FEB
Unila, sudah banyak mahasiswa, dosen, dan para pimpinan fakultas yang
berkumpul. Ternyata hari itu, FEB Unila melaksanakan serangkaian kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun ke-52, bersamaan dengan Ulang Tahun Unila juga. Jadi
ada kegiatan open campus, bazar,
talkshow enterpreuner, tausiyah, pentas seni, dan jalan sehat.
![]() |
| Panjatkan doa setiap saat kepada Allah SWT. |
Nah, usai sambutan-sambutan, ditutupi
dengan doa. Saya ikut khusyuk
mengaminkan doa tersebut. Menjelang akhir, dibacakan Doa Awal Tahun Baru Islam,
1 Muharram 1839 H, yaitu:
"Dengan
nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Rahmat
dan sejahtera kepada Nabi Muhammad dan kapada keluarga dan sahabat-sahabat
baginda sekalian. Ya
Allah, Engkaulah Tuhan yang kekal selama-lamanya, sedia ada, tiada permulaan.
KelebihanMu
Maha Besar dan KemurahanMu sangat-sangat diharapkan.
Tibalah
sudah tahun baru yang telah muncul di hadapan kami, kami memohon kepadaMu agar
terpelihara kami sekaliahn di dalam tahun baru ini daripada tipu daya
setan-setan yang terlaknat. juga
dari kekasih-kekasih syaitan dan bala tentaranya. dan
kami memohon kepadaMu akan pertolongan mengalahkan hawa nafsu kami yang
mendorong kepada kejahatan.
Kami
memohon kepadaMu ya Allah, agar diberi keingin dan kekuatan untuk berbuat kerja-kerja kebajikan demi meraih RidhoMu. Ya
Allah, Tuhan yang Maha Agung lagi Maha Mulia, Wahai Tuhan Yang Maha Pengasih. Karuniakanlah
kesejahteraan kepada junjungan besar Nabi Muhammad S.AW dan keluarga serta
sahabat-sahabat Baginda Rasul."
Doa Awal Tahun Baru Islam yang dibacakan
tersebut juga umum dibaca oleh sebagian masyarakat Indonesia dan Malaysia,
walau ada beberapa doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Baru Islam yang lain yang diamalkan masyarakat.
Nah, saya menelisik doa-doa apa saja yang
diajarkan Rasulullah S.A.W untuk Akhir Tahun dan Awal Tahun Baru Islam? Dikutip dari www.asmaul-husna.com, bahwa
penetapan kalender Hijriyah sebagai kalender resmi Islam baru dilakukan
pada zaman Umar bin Khatab radhiyallahu
'anhu.
Disebutkan
oleh al-Hakim dalam al-Mustadrak, dari Said bin al-Musayib, beliau
menceritakan: Umar bin Khattab mengumpulkan kaum muhajirin dan anshar
radhiyallahu ‘anhum, beliau bertanya, “Mulai kapan kita menulis tahun.”
Kemudian Ali bin Abi Thalib mengusulkan: “Kita tetapkan sejak Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam hijrah, meninggalkan negeri syirik.” Maksud Ali
adalah ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam hijrah ke Madinah. Kemudian
Umar menetapkan tahun peristiwa terjadinya Hijrah itu sebagai tahun pertama
Hijriyah. (al-Mustadrak 4287 dan dishahihkan oleh adz-Dzahabi).
Penetapan tahun baru Hijriyah ini hanya
untuk memudahkan administrasi di zaman kekhalifahan Umar. Khalifah Umar juga
tidak memerintahkan masyarakat untuk memeriahkan hari itu sebagai hari istimewa.
Para ulama menegaskan bahwa tidak ada
tuntunan tentang doa khusus yang dibaca pada akhir tahun dan tahun baru Islam,
tidak pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad S.A.W, para sahabat, tabi'in, dan
ulama-ulama besar. Amalan ini juga tidak ditemui pada kitab para imam hadist.
Untuk itu, umat Islam dipersilahkan berdoa
sesuai tuntunan doa sehari-hari, atau memanjatkan hajat yang diinginkan, karena
tidak ada tuntunan doa khusus. Wallahu alam.
(RINDA
MULYANI)

1 komentar so far
Merit Casino Review 2021 - xn--o80b910a26eepc81il5g.online
Find out about Merit Casino, its customer support 메리트 카지노 주소 evaluation evaluation and other useful information. 바카라 Find out more 온카지노 about the casino here.
EmoticonEmoticon